Home
/
Teknologi Militer
/
Renee Clarke Cooper: Penjualan S-400 Rusia ke Turki Bakal Jadi Bencana Besar bagi AS
Agustus 03, 2018
Renee Clarke Cooper: Penjualan S-400 Rusia ke Turki Bakal Jadi Bencana Besar bagi AS
AS, IDM News - Kesepakatan antara Rusia dan Turki terkait penjualan sistem rudal pertahanan
S-400 Moskow kepada Ankara dinilai akan menjadi bencana besar bagi Amerika
Serikat (AS). Pendapat itu disampaikan calon asisten Menteri Luar Negeri AS
dalam rapat dengar pendapat di depan Senat.
Renee Clarke Cooper dinominasikan sebagai asisten Menlu
AS Michael Pompeo. Paparannya di depan Komite Luar Negeri Senat AS pada hari
Rabu waktu Washington itu sebagai upaya meyakinkan Senat bahwa dia layak
menjadi asisten Menlu Pompeo.
Menurut Cooper, jika akuisisi S-400 Rusia oleh Turki
benar-benar terealisasi, maka perpecahan Washington dengan Ankara bisa terjadi.
Washington dan Ankara merupakan sekutu dalam keanggotaan NATO.
Pada satu kesempatan, Senator Jeanne Shaheen dari
Demokrat bertanya tentang kesepakatan Rusia-Turki dan langkah AS untuk
menghentikan pasokan jet tempur F-35 sebagai pembalasan.
"Penjualan sesuatu seperti S-400 akan menjadi
bencana bagi kita," kata Cooper kepada Shaheen, seperti dikutip Russia
Today, Kamis (2/8/2018).
"Kami tidak ingin sekutu NATO bergantung pada servis
dan pasokan peralatan yang disediakan oleh Rusia. Itu bagi saya merupakan titik
operasional. Sudut strategisnya adalah kita tidak ingin sekutu NATO memiliki
sistem senjata yang dipasok oleh Rusia."
Menurutnya, jika kerja sama yang lama antara Turki dan
Amerika Serikat pada akhirnya hancur, itu juga akan menjadi bencana besar.
Cooper berbicara beberapa jam sebelum Gedung Putih
mengumumkan sanksi terhadap dua menteri Turki sebagai bagian dari kebuntuan
atas polemik penahanan Pastor AS, Andrew Brunson. Dia ditahan atas tuduhan
mendukung upaya kudeta militer yang gagal tahun 2016.
Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kehakiman Turki dijatuhi
sanksi karena Washington menganggap mereka bertanggung jawab atas penahanan
Brunson dan pelanggaran hak asasi manusia. Ankara sebelumnya bersumpah untuk
menanggapinya dengan sanksi balasan.
Para pejabat AS telah berulang kali menyatakan bahwa
pembelian sistem pertahanan udara jarak jauh Rusia oleh Turki bertentangan
dengan kepentingan NATO dan mengganggu aliansi.
Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2019 yang
disahkan Senat melarang pasokan jet tempur siluman F-35 sampai Pentagon dan
Departemen Luar Negeri AS menghasilkan laporan tentang "kehadiran militer
dan diplomatik" AS di negara tersebut dan konsekuensi yang mungkin dari
penghapusan Turki dari program F-35.
Editor : Setiawan
Sumber : SindoNews
Baca juga:
Advertisement
loading...




Post a Comment