Inovasi Baru, Pomdam V/Brawijaya Sulap Kendaraan Biasa Jadi "Pencetak" SIM Elektronik


Surabaya, IDM News - Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lalin) dilingkungan Kodam V/Brawijaya akibat kelalaian dan minimnya pengetahuan personil tentang rambu lalu lintas telah menjadi perhatian serius bagi satuan Polisi Militer Kodam V/Brawijaya (Pomdam).

Menurut data yang dikeluarkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur, pada tahun 2017 telah terjadi 24.197 kali kejadian dengan rincian 5.352 meninggal dunia, 1.005 luka berat dan 17.840 mengalami luka ringan. Diantara jumlah yang tidak sedikit tersebut didalamnya termasuk anggota TNI dan PNS jajaran Kodam V/Brawijaya.

Untuk menekan jumlah angka Laka Lalin di wilayah tanggung jawabnya, Pomdam V/Brawijaya secara bertahap akan melakukan sosialisasi tentang tata tertib berlalu lintas sekaligus mengadakan pembuatan SIM keliling ke seluruh satuan TNI jajaran Kodam V/Brawijaya.

Namun ada yang menarik, dalam pembuatan SIM keliling Pomdam V/Brawijaya menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi dengan peralatan elektronik pembuat SIM.

Saat dikonfirmasi, Mayor Cpm Juni S. Kurniawan, S.Sos selaku Kasi Gakkum Pomdam V/Brawijaya mengatakan jika kendaraan SIM keliling ini merupakan sebuah inovasi baru di jajarannya sebagai salah satu bentuk realisasi tugas pokok Pomdam V/Brawijaya dalam hal pelayanan penyediaan SIM bagi prajurit sekaligus penegakan tata tertib dan hukum di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Untuk mempermudah prajurit memperoleh SIM yang diharapkan, secara bergantian Pomdam V/Brawijaya akan mengirim kendaraan SIM keliling ke seluruh satuan TNI di Jawa Timur.

“Kami akan kirim kendaraan khusus ini ke seluruh jajaran TNI secara bergantian. Proses pembuatannya (SIM) juga tidak lama hanya butuh waktu sekitar 10 menit sudah langsung jadi” ungkapnya.

Dalam operasionalnya, Pomdam V/Brawijaya menggunakan sebuah kendaraan jenis Carry merk Suzuki Espaz. Sepintas memang terlihat seperti kendaraan biasa, tapi jika diperhatikan bagian dalamnya sudah dilengkapi dengan peralatan elektronik seperti komputer, kamera dan alat cetak.

“Sudah lengkap, mulai dari kamera, komputer, alat cetak sampai dengan layar background foto sudah siap didalamnya.” Jelasnya kepada wartawan Brawijaya.

SIM Dilengkapi Chipset Mirip E-KTP
Layaknya E-KTP, SIM TNI yang diterbitkan oleh Pomdam V/Brawijaya ini sudah tidak lagi menggunakan bahan kertas, melainkan terbuat dari material plastik. Ukurannya juga sama dan praktis untuk disimpan.

Pada bagian dalam SIM ditanam Chipset yang bertujuan untuk mempermudah identifikasi siapa pemilik SIM yang sebenarnya. Selain itu juga untuk menghindari pemalsuan identitas oleh oknum tak bertanggung jawab.

Untuk tampilan warna tetap sama dengan yang sebelumnya yaitu biru dengan hologram dibagian permukaan SIM.

“Sudah tidak menggunakan kertas lagi sebagai bahan utamanya tapi plastik layaknya E-KTP, dan SIM ini dilengkapi dengan Chipset untuk mempermudah kami melakukan identifikasi terkait pemilik SIM” ujar Mayor Cpm Juni S. Kurniawan, S.Sos disela-sela kegiatannya.


Wajib Ikut Ujian Teori dan Praktek
Menurut Mayor Cpm Juni S. Kurniawan, S.Sos, banyaknya angka Laka Lalin yang dialami prajurit TNI rata-rata disebabkan oleh faktor human error mulai dari minimnya pengetahuan tentang marka jalan, pengendara yang tidak paham karakteristik kendaraan yang digunakan, pengendara yang terlalu memaksakan diri meski kondisi tidak memungkinkan untuk berkendara sampai dengan ketidak pedulian pengendara untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas.

Dengan adanya pengaruh faktor human error yang begitu besar. Pomdam V/Brawijaya dalam pengadaan SIM akan membuat standarisasi yang dituangkan dalam ujian teori dan praktek.

“Jadi dalam pembuatan SIM TNI ini, pemohon tidak boleh asal daftar. Mereka harus mengikuti beberapa prosedur layaknya pembuatan SIM umum mulai dari ujian teori sampai dengan praktek. Setelah itu data kami proses setelah jadi SIM langsung diserahkan ke pemohon.” Jelasnya.

Sosok Penggagas SIM Keliling
Adalah Danpomdam V/Brawijaya Kolonel Cpm Eka Wijaya Permana, SH yang menggagas adanya inovasi pembuatan SIM TNI keliling ini. Saat ditemui oleh redaksi di kantornya, Ia mengatakan jika inovasi yang dibuatnya ini merupakan bagian dari tugas pokok Pomdam V/Brawijaya dalam melakukan pembinaan dan penyelenggaraan fungsi kepolisian militer khususnya dilingkungan Kodam V/Brawijaya, baik dalam bentuk penegakan hukum, disiplin maupun tata tertib militer sampai dengan penyelidikan kriminal di wilayah hukum Kodam V/Brawijaya.

Menurut orang nomer satu di jajaran Pomdam V/Brawijaya ini, tujuan dari dibuatnya kendaraan SIM keliling untuk mempermudah prajurit TNI di daerah mendapatkan SIM yang dibutuhkan. Selain itu juga untuk menekan angka Laka Lalin dan pelanggaran akibat kelalaian prajurit saat mengendarai kendaraan bermotor di jalan.

“Inovasi ini sengaja kami buat untuk mempermudah tugas Pomdam sekaligus meringankan beban satuan TNI di lingkungan Kodam V/Brawijaya dalam mendapatkan pelayanan SIM” ujarnya kepada Brawijaya.

***
Editor : Setiawan
Sumber : IDM News
banner
Advertisement
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini